selamat datang


Sabtu, 28 Januari 2012

Legenda Candi Prambanan

Alkisah, pada dahulu kala terdapat sebuah kerajaan besar yang bernama Prambanan. Rakyatnya hidup tenteran dan damai. Tetapi, apa yang terjadi kemudian? Kerajaan Prambanan diserang dan dijajah oleh negeri Pengging. Ketentraman Kerajaan Prambanan menjadi terusik. Para tentara tidak mampu menghadapi serangan pasukan Pengging. Akhirnya, kerajaan Prambanan dikuasai oleh Pengging, dan dipimpin oleh Bandung Bondowoso.
Bandung Bondowoso seorang yang suka memerintah dengan kejam. “Siapapun yang tidak menuruti perintahku, akan dijatuhi hukuman berat!”, ujar Bandung Bondowoso pada rakyatnya. Bandung Bondowoso adalah seorang yang sakti dan mempunyai pasukan jin. Tidak berapa lama berkuasa, Bandung Bondowoso suka mengamati gerak-gerik Loro Jonggrang, putri Raja Prambanan yang cantik jelita. “Cantik nian putri itu. Aku ingin dia menjadi permaisuriku,” pikir Bandung Bondowoso.
Esok harinya, Bondowoso mendekati Loro Jonggrang. “Kamu cantik sekali, maukah kau menjadi permaisuriku ?”, Tanya Bandung Bondowoso kepada Loro Jonggrang. Loro Jonggrang tersentak, mendengar pertanyaan Bondowoso. “Laki-laki ini lancang sekali, belum kenal denganku langsung menginginkanku menjadi permaisurinya”, ujar Loro Jongrang dalam hati. “Apa yang harus aku lakukan ?”. Loro Jonggrang menjadi kebingungan. Pikirannya berputar-putar. Jika ia menolak, maka Bandung Bondowoso akan marah besar dan membahayakan keluarganya serta rakyat Prambanan. Untuk mengiyakannya pun tidak mungkin, karena Loro Jonggrang memang tidak suka dengan Bandung Bondowoso.
“Bagaimana, Loro Jonggrang ?” desak Bondowoso. Akhirnya Loro Jonggrang mendapatkan ide. “Saya bersedia menjadi istri Tuan, tetapi ada syaratnya,” Katanya. “Apa syaratnya? Ingin harta yang berlimpah? Atau Istana yang megah?”. “Bukan itu, tuanku, kata Loro Jonggrang. Saya minta dibuatkan candi, jumlahnya harus seribu buah. “Seribu buah?” teriak Bondowoso. “Ya, dan candi itu harus selesai dalam waktu semalam.” Bandung Bondowoso menatap Loro Jonggrang, bibirnya bergetar menahan amarah. Sejak saat itu Bandung Bondowoso berpikir bagaimana caranya membuat 1000 candi. Akhirnya ia bertanya kepada penasehatnya. “Saya percaya tuanku bias membuat candi tersebut dengan bantuan Jin!”, kata penasehat. “Ya, benar juga usulmu, siapkan peralatan yang kubutuhkan!”
Setelah perlengkapan di siapkan. Bandung Bondowoso berdiri di depan altar batu. Kedua lengannya dibentangkan lebar-lebar. “Pasukan jin, Bantulah aku!” teriaknya dengan suara menggelegar. Tak lama kemudian, langit menjadi gelap. Angin menderu-deru. Sesaat kemudian, pasukan jin sudah mengerumuni Bandung Bondowoso. “Apa yang harus kami lakukan Tuan ?”, tanya pemimpin jin. “Bantu aku membangun seribu candi,” pinta Bandung Bondowoso. Para jin segera bergerak ke sana kemari, melaksanakan tugas masing-masing. Dalam waktu singkat bangunan candi sudah tersusun hampir mencapai seribu buah.
Sementara itu, diam-diam Loro Jonggrang mengamati dari kejauhan. Ia cemas, mengetahui Bondowoso dibantu oleh pasukan jin. “Wah, bagaimana ini?”, ujar Loro Jonggrang dalam hati. Ia mencari akal. Para dayang kerajaan disuruhnya berkumpul dan ditugaskan mengumpulkan jerami. “Cepat bakar semua jerami itu!” perintah Loro Jonggrang. Sebagian dayang lainnya disuruhnya menumbuk lesung. Dung… dung…dung! Semburat warna merah memancar ke langit dengan diiringi suara hiruk pikuk, sehingga mirip seperti fajar yang menyingsing.
Pasukan jin mengira fajar sudah menyingsing. “Wah, matahari akan terbit!” seru jin. “Kita harus segera pergi sebelum tubuh kita dihanguskan matahari,” sambung jin yang lain. Para jin tersebut berhamburan pergi meninggalkan tempat itu. Bandung Bondowoso sempat heran melihat kepanikan pasukan jin.
Paginya, Bandung Bondowoso mengajak Loro Jonggrang ke tempat candi. “Candi yang kau minta sudah berdiri!”. Loro Jonggrang segera menghitung jumlah candi itu. Ternyata jumlahnya hanya 999 buah!. “Jumlahnya kurang satu!” seru Loro Jonggrang. “Berarti tuan telah gagal memenuhi syarat yang saya ajukan”. Bandung Bondowoso terkejut mengetahui kekurangan itu. Ia menjadi sangat murka. “Tidak mungkin…”, kata Bondowoso sambil menatap tajam pada Loro Jonggrang. “Kalau begitu kau saja yang melengkapinya!” katanya sambil mengarahkan jarinya pada Loro Jonggrang. Ajaib! Loro Jonggrang langsung berubah menjadi patung batu. Sampai saat ini candi-candi tersebut masih ada dan disebut Candi Loro Jonggrang. Karena terletak di wilayah Prambanan, Jawa Tengah, Candi Loro Jonggrang dikenal sebagai Candi Prambanan
Sumber: e-smartschool.com

Selasa, 24 Januari 2012

7cerita rakyat yang Populer di seluruh dunia

1.Momotaro-Jepang.

Di zaman dulu kala, hiduplah seorang kakek dan nenek yang tidak punya anak. Ketika nenek sedang mencuci di sungai, sebutir buah persik yang besar sekali datang dihanyutkan air dari hulu sungai. Buah persik itu dibawanya pulang ke rumah untuk dimakan bersama kakek. Dipotongnya buah persik itu, tapi dari dalamnya keluar seorang anak laki-laki. Anak itu diberi nama Momotarō, dan dibesarkan kakek dan nenek seperti anak sendiri. Momotarō tumbuh sebagai anak yang kuat dan mengutarakan niatnya untuk membasmi raksasa. Pada waktu itu memang di desa sering muncul para raksasa yang menyusahkan orang-orang desa. Momotarō berangkat membasmi raksasa dengan membawa bekal kue kibidango. Di tengah perjalanan menuju pulau raksasa, Momotarō secara berturut-turut bertemu dengan anjing, monyet, dan burung pegar. Setelah menerima kue dari Momotarō, anjing, monyet, dan burung pegar mau menjadi pengikutnya. Di pulau raksasa, Momotarō bertarung melawan raksasa dengan dibantu anjing, monyet, dan burung pegar. Momotarō menang dan pulang membawa harta milik raksasa

2.Dracula- Rumania

Vlad Tsepes III (1431 – 1475 M) atau yang lebih populer dengan nama Drakula dilahirkan di Transylvania, Rumania. Ia merupakan anak Ke 2 dari Vlad II dan Cneajna, seorang putri dari Moldavia
Masa kecil Drakula memang tidak berlangsung lama, diusianya yang ke 11 ia harus menjadi jaminan kesetian ayahnya kepada kesultanan Turki ottoman, ia dan adiknya Randu harus dikirim ke Turki.
Setelah perang Verna, terjadi konflik antara Vlad II dan John Hunyadi, yang berujung pada kematian Vlad II dan Mircea, kakak Drakula. Melihat perubahan politik di Wallachia tersebut, maka sultan Turki ottoman Mehmed II mengirimkan Drakula pulang ke wallachia untuk merebut tahta.
Drakula kembali ke Wallacia dengan di kawal 8000 prajurit Turki ottoman. sesampainya di Tirgoviste (ibu kota wallachia) terjadi pertempuran antara pasukan Vlasdisav dengan pasukan Drakula, yang akhirnya di menangkan oleh pasukan Drakula dan menempatkan Drakula sebagai penguasa Wallachia.

3.Abunawas- Persia

Tokoh yang dinggap badut namun juga dianggap ulama besar ini— sufi, tokoh super lucu yang tiada bandingnya ini aslinya orang Persia yang dilahirkan pada tahun 750 M di Ahwaz meninggal pada tahun 819 M di Baghdad. Setelah dewasa ia mengembara ke Bashra dan Kufa. Di sana ia belajar bahasa Arab dan bergaul rapat sekali dengan orang-orang badui padang pasir. Karena pergaulannya itu ia mahir bahasa Arab dan adat istiadat dan kegemaran orang Arab", la juga pandai bersyair, berpantun dan menyanyi. la sempat pulang ke negerinya, namun pergi lagi ke Baghdad bersama ayahnya, keduanya menghambakan diri kepada Sultan Harun Al Rasyid Raja Baghdad.Nama Abu Nawas begitu populernya sehingga cerita-cerita yang mengandung humor banyak yang dinisbatkan berasal dari Abu Nawas.

4.Hercules-Romawi dan Yunani

Hercules adalah tokoh dalam mitologi Romawi. Dalam mitologi Yunani dia dikenal sebagai Herakles. Begitu banyak cerita dan versi tentang lelaki yang diidentikkan dengan kekuatan dan kedewaannya. Legenda menyebutkan bahwa Hercules adalah putra dewa Jupiter (Dalam mitologi Yunani disebut Zeus), pemimpin para dewa dengan Alcmene yang seorang wanita biasa. Ini membuat Juno (dalam mitologi Yunani disebut Hera), istri Jupiter cemburu dan menumpahkan kekesalannya pada Hercules dengan berusaha membunuhnya. Kisah yang terkenal adalah upaya Hera membuat Hercules menderita dan diharuskan menjalankan 12 macam tugas berat, yang semuanya bisa dilalui. Hercules bahkan pernah dibuat gila sehingga membunuh istri pertamanya Megara dan kedua anaknya.

5.Bloody Mary-Amerika

Pada cerita rakyat Barat, Bloody Mary adalah setan atau penyihir yang dikatakan akan muncul di kaca ketika namanya dipanggil tiga kali (atau lebih, bergantung versi cerita), sering digunakan sebagai bagian dari permainan. Cerita yang sangat mirip lainnya dengan nama yang sama adalah Mary Worth, Mary Worthington, Hell Mary, dan Black Agnes. "Bloody Mary" adalah permainan dan hantu dengan yang sama (atau nama lainnya, seperti "Mary Worth") dikatakan akan muncul di kaca ketika dipanggil. Juga dikatakan bahwa jika berkata carol tiga kali, hantu kaca akan tiba. Salah satu cara umum untuk membuatnya muncul adalah berdiri di depan kaca dalam kegelapan (biasanya di kamar mandi) dan mengulangi namanya tiga kali. Bloody Mary Worth dideksripsikan juga sebagai pembunuh anak-anak.
Bloody Mary adalah legenda Amerika, yaitu seorang wanita, Mary Whirnington yang dikabarkan meninggal di depan cermin. beberapa juga mengatakan kalau meninggal dibunuh dengan kejam oleh kekasihnya atau teman kencannya. beberapa menganggapnya seorang penyihir. Arwah Mary, terperangkap di dalam cermin sehingga ia tidak bisa keluar kecuali ada seseorang yang membuka jalannya dan karena terlalu lama terperangkap di dalam cermin, jiwanya menjadi marah, hampa dan bisa melakukan hal-hal yang di luar batas kemanusiaan. Bloody Mary dapat dipanggil dengan cara mengatakan Bloody Mary 3 kali di depan cermin kamar mandi dengan lampu yang mati. dan kemudian Bloody Mary akan muncul. Mary akan mengambil mata orang yang memanggilnya. Anak-anak di seluruh penjuru Amerika sering memainkannya dan kena atau tidaknya masih misteri.

6.bukit loreley-Jerman

Konon di batu tadi dulu seringkali terlihat duduk seorang gadis cantik yang sedang patah hati. Gadis cantik tadi sering bersenandung sembari membelai rambutnya yang kuning keemasan diterpa cahaya bulan. Penampakan gadis cantik dan suara nyanyiannya inilah yang dianggap sering menyebabkan banyak kapal mengalami kecelakaan dan tenggelam di bagian aliran sungai ini. Konon karena para kapten kapal terpesona sehingga tidak berkonsentasi, dan terjadilah tabrakan atau kecelakaan kapal. Yang pasti, bagian sungai di wilayah ini termasuk bagian yang tersempit namun yang terdalam, kebetulan juga merupakan jalur yang menikung. Bisa jadi, kecelakaan kapal yang terjadi karena pusaran air sungai atau fenomena alam lainnya.
Namun yang pasti, pemandangan dari bukit setinggi kira-kira 125 m dari permukaan sungai ini memang indah sekali. Dari atas, kita bisa menikmati hilir mudiknya kapal, kereta api yang melintas maupun hilir mudiknya mobil di sepanjang pimgiran sungai Rhine. Juga hamparan perbukitan nan hijau di wilayah seberang sungai Rhine.

7. fisher’s ghost- Australia

Legenda hantu Fisher adalah sebuah cerita rakyat Australia sejak awal abad ke-19. Cerita ini muncul dari serangkaian peristiwa bersejarah yang terjadi di Campbelltown, sekarang sebuah pusat penduduk kota besar di pinggiran baratdaya Sydney, tapi pada waktu itu sebuah pos pedesaan terpencil.
Tahun 1829 seorang petani Campbelltown bernama Fred Fisher tiba-tiba menghilang. Teman dan tetangganya, George Worrall mengklaim bahwa Fisher telah kembali ke Inggris, dan sebelum pergi ia memberikan Worrall kekuasaan pengacara terhadap properti dan urusannya. Kemudian, Worrall mengklaim bahwa Fisher telah memberikannya catatan bahwa ia takkan kembali ke Australia, dan memberikan pertaniannya kepada Worrall.
Empat bulan setelah kehilangan Fisher, seorang warga lokal yang dipercaya, John Farley, berlari ke dalam hotel setempat dalam keadaan sangat gelisah. Ia berkata pada penjaga yang terkejut bahwa ia telah melihat hantu Fred Fisher duduk di rel jembatan terdekat. Farley mengatakan bahwa hantu itu tidak bicara, tapi mengarahkan jarinya ke pedok di belakang sungai, sebelum menghilang.
Awalnya cerita Farley ditanggapi biasa, tapi peristiwa yang mengelilingi kehilangan Fisher memunculkan dugaan sehingga pencarian polisi di tempat yang ditunjuk hantu tersebut dijalankan - selama pencarian, mayat Fisher yang dibunuh ditemukan terkubur di tepi sungai. George Worrall ditahan atas kejahatannya, mengaku, dan dihukum gantung. Fred Fisher, yang tanahnya teah diambil, dikuburkan di pemakaman di St. Peter's Anglican Church di Campbelltown.
Dianggap bagi sejumlah orang bahwa cerita hantu ini dikarang oleh Farley sebagai jalan untuk menyembunyikan sumber spekulasi lain yang menyatakan pengetahuan Farley di mana keberadaan mayat Fisher, tapi tak bisa dinyatakan kebenarannya. Catatan polisi dan pengadilan tidak menyebutkan cerita hantu - tapi mereka juga menutup mulut tentang bagaimana pihak berwenang tahu di mana keberadaan mayat Fisher.
Legenda hantu Fisher sejak itu memasuki cerita rakyat terkenal, dan dirayakan selama Fisher's Ghost Festival tahunan di Campbelltown yang dilaksanakan awal hingga pertengahan November. Sungai di samping tempat penemuan mayat Fisher dikenal sebagai Fisher's Ghost Creek. Sekarang diubah menjadi tempat penampungan air hujan.

Minggu, 22 Januari 2012

Cerita rakyat from West Kalimantan

he Origin of Landak River
Long time ago, lived a farmer and his wife in a village by the side of a forest. They lived simply and they like to help other people, especially one who in afflictions. One night, the farmer and his wife were resting in their house. The farmer was sitting beside his sleeping wife. Suddenly, a white centipede came out from the wife’s head. The farmer was amazed. He then followed the centipede until they reach a small pond not far from their house. Then the centipede suddenly disappeared. The farmer went home and found his wife still soundly asleep.
In the morning, the wife told his husband about the dream she had last night. “I was walking through a vast field, and I came to a lake. I saw a giant hedgehog in the lake. It was glaring at me, so I ran away.” After he heard his wife’s dream, the farmer went back to the small pond. In the pond, he saw something very shiny. He came to the shiny object and took it. It was a golden hedgehog statue. It was very beautiful. Its eyes were made of diamond. The farmer then brought the statue home.
At night, the farmer had a dream. A giant hedgehog came to him, “Please let me stay in your home. As return, I will give you everything you want. Just caress the statue’s head and say the prayer. There are two kinds of prayers, one is to start your wish and the second is to stop your wish. Now memorize the prayers.”
In the next day, the farmer told his wife about his dream. They really wanted to prove it. The farmer slowly caressed the statue's head. He said the prayer and asked for rice. Suddenly, rice came out of the mouth of the statue. The rice kept on coming out from the statue's mouth. The farmer immediately said the prayer to stop it. The rice then stopped coming out from the statue.
The farmer and his wife then asked for other things, jewelry and other stuff they needed. They became very rich. But they still like to help other people. A lot of poor came to them for help. Unfortunately, a thief found out about the secret of the golden hedgehog statue. Pretending to be a poor asking for help, he stole the statue from the farmer’s house.
The thief blurred to the district area of Ngabang. There was a drought in the area. The thief wanted sympathy from the people, so he said to them that he would provide them with water. The thief then caressed the hedgehog statue and said the prayer. Water came out of the statue’s mouth. All the people were so happy. But the water kept on coming out. The thief didn’t know the prayer to stop the wish. People who saw the incident were really scared. They ran away to avoid the water as it was started to flood the area. The thief also wanted to run away, but he cannot move his legs. In his vision, there was a giant hedgehog holding both his legs. Water kept coming from the statue and slowly it became a river. The thief was drowned in the river. People then named the river as Hedgehog River or Sungai Landak.***





Kamis, 12 Januari 2012

ASAL MULA KOTA CIANJUR ( Indonesia )

Pada jaman dahulu di daerah Jawa Barat ada seorang lelaki yang sangat kaya. Seluruh sawah dan ladang di desanya menjadi miliknya. Penduduk desa hanya menjadi buruh tani penggarap sawah dan ladang lelaki kaya itu. Orang kaya itu oleh penduduk desa dijuluki Pak Kikir karena memang dia adalah orang yang sangat kikir. Kekikirnya Pak Kikir tidak pandang bulu, sampai-sampai terhadap anak lelaki satu-satunya pun dia juga sangat pelit.
Untunglah sifat kikir itu tidak menular pada anak lelakinya.
Anak Pak Kikir berwatak baik. Tanpa sepengetahuan ayahnya, anak Pak Kikir sering  membantu tetangganya yang kesusahan.
Menurut anggapan dan kepercayaan masyarakat desa itu, jika menginginkan hasil panen yang baik dan melimpah maka harus diadakan pesta syukuran denga baik pula. Takut jika panen berikutnya gagal, maka Pak Kikir terpaksa mengadakan pesta syukuran dan selamatan. Semua warga desa diundang oleh Pak Kikir.
Penduduk desa mengira akan mendapatkan makanan yang enak dan lezat dalam selamatan itu. Perkiraan itu meleset, ternyata Pak Kikir hanya menyediakan hidangan ala kadarnya, itupun tidak cukup untuk menjamu seluruh orang yang diundang. Banyak di antara undangan yang tidak mendapat makanan. Mereka akhirnya hanya dapat mengelus dada atas sikap Pak Kikir yang lagi-lagi terbukti kikir.
” Huh!! Sudah berani mengundang orang ternyata tidak dapat menyediakan makanan, sungguh keterlaluan, buat apa hartanya yang segudang itu?”
”Tuhan tidak akan memberikan berkah pada hartanya yang banyak itu”
Demikianlah pergunjingan dan sumpah serapah dari orang-orang miskin mewarnai pesta selamatan yang diadakan Pak Kikir.
Di tengah pesta, tiba-tiba datanglah seorang nenek tua renta yang meminta sedekah pada Pak Kikir.
”Tuan… berilah saya sedekah, walau hanya dengan sesuap nasi…,”rintih nenek tua itu.
”Apa sedekah? Kau kira untuk menanak nasi tidak diperlukan jerih payah hah…?”seru Pak Kikir.
”Berilah saya sedikit saja dari harta tuan yang berlimpah ruah itu……??”
”Tidak! Cepat pergi dari sini, kalau tidak aku akan suruh tukung pukulku untuk meghajarmu!!”
Nenek itu nampak mengeluarkan air mata.
Demikianlah nenek tua itu tidak mendapat sedekah tetapi malah diusir secara kasar oleh Pak Kikir.
Dia segera meninggalkan halaman rumah Pak Kikir.
Melihat kejadian itu putera Pak Kikir sangat sedih. Diam-diam dia mengambil jatah makan siangnya, lalu dikejarnya nenek yang sudah sampai di ujung desanya itu, diberikannya makanan itu kepada si nenek.
Nenek itu merasa sangat bergembira, ” Sungguh baik engkau nak, semoga kelak hidupmu menjadi mulia.”
Setelah si anak muda itu pergi, si nenek melanjutkan perjalanannya. Sampailah si nenek di sebuah bukit dekat desa, dia berhenti sejenak. Dilihatnya rumah milik Pak Kikir yang paling besar dan megah di desa itu. Sementara penduduk sekelilingnya menderita karena ketamakan Pak Kikir.
Karena melihat kelakukan Pak Kikir itu, si nenek marah dan berkata ” Ingat-ingatlah Pak Kikir, keserakahan dan kekikiranmu akan menenggelamkan dirimu sendiri. Tuhan akan menimpakan hukuman kepadamu.”
Nenek itu lalu menancapkan tongkatnya di tanah, lalu dicabutnya lagi. Dari lubang tancapan itu memancar air yang sangat deras. Makin lama air itu makin besar dan menuju ke desa.
“Banjir!” “Banjirrr!!!!!” teriak orang-orang desa yang mulai panik melihat datangnya air bah dari lembah itu.
Anak Pak Kikir segera menganjurkan orang-orang agar segera meninggalkan desa dan lari ke atas bukit.
“Cepat tinggalkan desa ini, larilah ke atas bukit yang aman”
“Tapi sawah dan ternak kita bagaimana?”
“Kalian pilih harta atau jiwa? Sudah tidak ada waktu untuk membawa harta lagi”
Anak Pak Kikir yang bijak itu terus berteriak-teriak mengingatkan penduduk desa. Ia juga membujuk ayahnya agar segera keluar rumah.
”Ayah cepat tinggalkan rumah ini, kita harus segera keluar menyelamatkan diri.”
”Apa? Lari begitu saja. Tolol!! Aku harus mengambil peti hartaku yang kusimpan di dalam tanah dulu.”
Karena tidak ada waktu anak Pak Kikir segera berlari menyelamatkan diri, sementara Pak Kikir terus mengumpulkan harta bendanya. Dia terlambat menyelamatkan diri, akhirnya tenggelam dalam arus air bah.
Sebagian besar penduduk desa termasuk putera Pak Kikir selamat. Mereka sedih melihat desanya tenggelam. Kemudian mereka memutuskan untuk mencari daerah baru. Mereka mengangkat anak Pak Kikir sebagai pemimpin desa mereka yang baru.
Putera Pak Kikir lalu menganjurkan penduduk untuk mengolah tanah yang telah dibagi rata. Pimpinan desa baru itu mengajari penduduk menanam padi dan bagaimana mengairi sawah secara baik. Desa itu kemudian disebut desa Anjuran, penduduk desa selalu mematuhi anjuran pimpinannya.
Lama kelamaan desa itu berkembang menjadi kota kecil disebut Cianjur. Ci berarti air. Cianjur berarti daerah yang cukup mengandung air. Anjuran pemimpin desa dijadikan pedoman para petani dalam mengolah sawah, maka sampai sekarang ini beras Cianjur dikenal sangat enak dan gurih.

BURUNG BANGAU DAN SERIGALA ( Prancis )

Dahulu kala, ada seekor serigala yang selalu melahap makanannya yang rakus, seperti hewan kelaparan selama bertahun-tahun. Pada suatu hari, ketika sedang melahap mangsanya, dia begitu tergesa-gesa, sampai-sampai ada tulang yang tersangkut di tenggorokkannya dan hampir membuatnya mati tersedak. Serigala tidak kuat lagi menahan sakitnya, maka dia meminta bantuan dari seekor burung bangau betina.
Kata serigala, ” Kalau kamu bisa mengeluarkan tulang dari tenggorokkanku, aku akan memberimu imbalan yang besar.”
Mendengar bahwa akan menerima imbalan, burung bangau langsung bekerja. Burung bangau menjulurkan lehernya ke dalam tenggorokan serigala dan mengeluarkan tulang itu.
Serigala berbalik untuk pergi. Ketika burung bangau menanyakan imbalannya, serigala menyeringai padanya dengan raut muka ganasnya seraya mengatakan, ” Yang benar saja? Baru saja kutunjukkan kebaikan hatiku padamu, dengan membiarkanmu melepaskan kepalamu dengan selamat dari mulutku. Dan itu sudah imbalan yang besar untukmu!”
Burung bangau tercekat.
SELESAI
SUMBER : http://ceritarakyatdunia.wordpress.com